Dana Hibah Rp 9 Miliar dalam APBD Pacitan Tahun 2021 untuk Museum dan Galeri Seni SBY-ANI. (Pengguna Twitter)

THREECHANNEL.CO – Viral di media sosial bahwa Yudhoyono Foundation (Baca: Yayasan SBY) mendapatkan dana hibah 9 Miliar Rupiah yang bersumber dari APBD Kabupaten Pacitan Tahun 2021. Baik Bupati Pacitan maupun Partai Demokrat telah mengakui bahwa dana hibah 9 Miliar Rupiah tersebut diperuntukkan bagi Museum dan Galeri Seni SBY-ANI.

Pasal 26 Ayat 2 Undang Undang Nomor 16 Tahun 2001 menyebutkan bahwa salah satu sumber kekayaan yayasan dapat berasal dari hibah. Walau demikian, sejumlah pihak mencurigai dana hibah 9 Miliar Rupiah untuk Yayasan SBY adalah bentuk balas budi Bupati Pacitan Indartato kepada Partai Demokrat dan Keluarga Cikeas.

1. Riwayat Kedekatan

Berdasarkan informasi yang dihimpun Threechannel pada Selasa (16/2/2021), hubungan antara Bupati Pacitan Indartato dengan Partai Demokrat telah terjalin sejak satu dekade lalu. Keterangan ini diungkapkan kepada media oleh salah satu tokoh masyarakat Pacitan, Rahman Wijayanto yang diklaim sebagai saksi hidup sejarah kemesraan Bupati Pacitan Indartato dengan Partai Demokrat.

Pasca pensiun sebagai PNS dengan jabatan Kepala Bappeda, Indartato berkeinginan untuk menjadi Calon Bupati Pacitan. Akan tetapi ia mulai kebingungan saat hendak menentukan partai apa yang akan dijadikannya sebagai kendaraan politik. Meskipun di saat yang bersamaan ia tetap menjalin komunikasi dengan Keponakan SBY, Indrata Nur Bayuaji yang kala itu duduk sebagai Anggota DPRD Kabupaten Pacitan.

“Karena beliau seorang birokrat, tentu masih bingung akan melalui kendaraan politik mana, agar beliau bisa lolos sebagai Calon Bupati Pacitan. Waktu itu sempat saya ingatkan, kalau Pak Indartato berkeinginan maju lewat Demokrat, kenapa harus mendaftar lewat partai politik lain?Padahal saat itu, Mas Aji (Indartato Nur Bayuaji) sudah mulai membuka komunikasi dengan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrat, soal keinginan Pak Indartato, yang hendak maju sebagai calon Bupati Pacitan. Jujur, saat itu nama Indartato sama sekali belum dikenal sama DPP Partai Demokrat, apalagi dilingkungan keluarga Cikeas,” kenang Rahman Wijayanto pertengahan Juli 2020.

Untuk mengatasi persoalan tersebut, Indrata Nur Bayuaji akhirnya bersedia menjadi Bakal Calon Wakil Bupati berpasangan dengan Indartato sebagai Bakal Calon Bupati. Dengan menggandeng keponakan SBY, harapannya nama Indartato dikenal luas di lingkungan Partai Demokrat dan Keluarga Cikeas tentunya. Strategi mereka membuahkan hasil hingga akhirnya Indartato mendapatkan surat rekomendasi dari DPP Partai Demokrat berpasangan dengan Suprayitno (alm). Sedangkan Keponakan SBY, Indrata Nur Bayuaji kemudian memilih melanjutkan kiprahnya di DPRD Kabupaten Pacitan.

Baliho Indartato dan Indrata Nur Bayuaji saat menjadi Bakal Calon Bupati dan Wakil Bupati Pacitan. (ist)

“Mas Aji-lah yang saat itu agar nama Pak Indartato bisa dikenal di jajaran DPP Partai Demokrat dan Keluarga Cikeas. Hingga akhirnya jatuhlah surat rekomendasi pencalonan ke beliau dan Almarhum Pak Suprayitno, sebagai Calon Wakil Bupati. Sedangkan Mas Aji, memilih kembali meneruskan karir politiknya di DPRD Pacitan sekalian sambil belajar berpolitik kala itu,” tutur Rahman Wijayanto yang kini bergerak sebagai Aktivis LSM.

Seiring dengan diterimanya surat rekomendasi dari DPP Partai Demokrat, karir politik Indartato kian melesat tajam. Ia bahkan berhasil terpilih memimpin Kabupaten Pacitan selama dua periode. Tidak hanya itu, ia pun diberi amanah untuk menjabat sebagai Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Pacitan. Kini, Indartato berada di penghujung masa pengabdiannya sebagai Bupati dan akan dilanjutkan oleh Keponakan SBY, Indrata Nur Bayuaji yang terpilih melalui Pilkada 2020.

2. Yayasan Keluarga SBY

Penelusuran lain yang dilakukan Threechannel menemukan bahwa Keluarga SBY setidaknya memiliki 4 Yayasan. Sebanyak 3 di antaranya terdaftar dalam website Direktorat Jenderal Administrasi Hukum Umum (Ditjen AHU) Kemenkumham. Sedangkan 1 yayasan lainnya bergerak di bidang keagamaan diketahui melalui pemberitaan media online nasional.

Keempat yayasan milik Keluarga SBY adalah (1) Yayasan Yudhoyono yang beralamat di Puri Cikeas Indah Nomor 2; (2) Yayasan Edhie Baskoro Yudhoyono yang beralamat di Puri Cikeas Indah Nomor 10A; (3) Yayasan Agus Harimurti Yudhoyono yang beralamat di Jalan Mega Kuningan Timur VII Nomor 26; dan (4) Yayasan Majelis Taklim Ani Yudhoyono.

3. Jawaban Partai Demokrat

Bendahara Umum Partai Demokrat, Renville Antonio. (Surya-Tribunnews)

Awalnya saat dimintai keterangan oleh Tempo pada Jumat (12/2/2021), Herzaky Mahendra Putra selaku Kepala Badan Komunikasi Strategis DPP Partai Demokrat enggan menanggapi informasi viral soal dana hibah 9 Miliar Rupiah dari APBD Kabupaten Pacitan Tahun 2021. Menurutnya, ia tidak dalam kapasitas untuk menjawab lantaran dirinya berkiprah di partai, bukan di yayasan terkait.

Akan tetapi setelah Bupati Pacitan Indartato membenarkannya pada Senin (15/2/2021), Partai Demokrat akhirnya buka suara melalui Renville Antonio yang merupakan Bendahara Umum Partai Demokrat. Ia membenarkan bahwa Yudhoyono Foundation menerima dana hibah 9 Miliar Rupiah dari Pemprov Jatim untuk pembangunan Museum dan Galeri Seni SBY-ANI. Namun dalam pengakuannya, Ketua Majelis Pertimbangan Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) tidak pernah meminta dana baik melalui surat ataupun proposal.

“Pak SBY tidak pernah meminta dana tersebut, kami justru berterima kasih kepada Pemprov Jatim dan Pemkab Pacitan. Kami tidak pernah mengirim surat, atau mengirim proposal untuk pembangunan museum. Bantuan ini inisiatif Gubernur Jatim sebelumnya yakni Soekarwo, dan saya rasa sudah sesuai mekanisme,” ucap Renville Antonio yang juga mantan Anggota DPRD Jawa Timur ini di Surabaya, Selasa (16/2/2021).

4 Jawaban Bupati Pacitan Indartato

Bupati Pacitan Indartato. (ist)

Bupati Pacitan Indartato mengaku bahwa dana hibah 9 Miliar Rupiah untuk Yudhoyono Foundation diusulkan oleh Pemerintah Daerah Pacitan kepada Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Usulan tersebut kemudian disetujui dan dananya telah diterima pada tanggal 9 Desember 2020 dengan judul Bantuan Keuangan Khusus (BKK). Selanjutnya, Pemkab Pacitan memasukkan dana dimaksud ke dalam APBD Kabupaten Pacitan Tahun 2021.

“Ceritanya dulu Pemerintah Daerah (Pacitan) mengusulkan kepada Ibu Gubernur (Pemprov), untuk memohon dukungan. Oleh karena itu Pemprov memberi bantuan. Namanya Bantuan Keuangan Khusus kepada pemerintah daerah untuk pembangunan museumnya Pak SBY. Alhamdulillah uangnya keluar. Keluarnya sesuai dengan peraturan Pemprov Jatim. Dan sampai hari ini uangnya belum diserahkan,” kata Bupati Pacitan Indartato di kantornya, Selasa (16/2/2021).

5. Museum & Galeri Seni SBY-ANI

Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono meresmikan proses pembangunan Museum dan Galeri Seni SBY-ANI, Sabtu (22/2/2020) pagi. (ist)

Museum dan Galeri Seni SBY-ANI terletak di Jalan Lingkar Selatan, Ploso, Pacitan, Jawa Timur. Berdiri di atas lahan sekitar 1,5 Hektar dengan luas total bangunan mencapai 7.500 M2. Peletakan batu pertama dilakukan langsung oleh SBY pada Sabtu (22/2/2020) lalu dengan dihadiri oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa. Hadir pula mantan Wakil Presiden Budiono, Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Dardak, Bupati Pacitan Indartato, para mantan pejabat era SBY dan Keluarga Besar Cikeas.

Informasi mengenai Museum dan Galeri Seni SBY-ANI dapat dibaca secara lengkap di “Tujuan Pembangunan Museum & Galeri Seni SBY-ANI di Pacitan“.

(ham)