Ketua GPMI DKI Jakarta, Syarief Hidayatullah saat menjadi Pembicara dalam acara kerumunan di tengah perpanjangan PPMK DKI Jakarta. (Facebook Syarief)

THREECHANNEL.CO РKelakuan Ketua Gerakan Persaudaraan Muslim Indonesia (GPMI) DKI Jakarta, Syarief Hidayatullah sungguh tidak patut dicontoh. Pada saat warga ibukota dikekang melalui kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) alias PSBB Ketat, Syarief Hidayatullah malah membuat kerumunan.

Kelakukan Sekretaris Tim Sukses Anies-Sandi pada Pilgub 2017 ini terungkap setelah yang bersangkutan mengunggah sebuah video singkat melalui Status WhatsApp pribadinya, Selasa (2/2/2021) sekitar pukul 19.15 WIB.

Video tersebut memperlihatkan Syarief Hidayatullah menjadi Pembicara di depan berpuluh-puluh peserta dalam sebuah ruangan. Sebagian di antaranya memakai seragam putih GPMI dan sebagian lainnya termasuk Syarief Hidayatullah mengenakan kaos hitam bertuliskan “Goodbener Anies Baswedan GPMI Jakarta”.

Lihat video dan foto kerumunan GPMI DKI Jakarta di sini.

Penelusuran lanjutan menunjukkan foto-foto dan video kerumunan dimaksud juga diunggah oleh Syarief Hidayatullah ke akun Facebook-nya pada Sabtu (30/1/2021) pukul 14.57 WIB. Dari unggahannya diketahui bahwa kerumunan dibuat dalam rangka Training of Trainer (ToT) Kader Muda GPMI. Tidak diketahui pasti kapan dan dimana acara tersebut dilaksanakan.

Screenshot unggahan foto dan video kerumunan oleh Ketua GPMI DKI Jakarta, Syarief Hidayatullah. (Facebook Syarief)

Wartawan Threechannel lantas mengingatkan Politikus Partai Perindo itu terkait kerumunan yang dibuatnya. Pasalnya, salah satu poin penting dalam PPKM DKI Jakarta adalah penghentian aktivitas di area publik dan tempat lainnya yang dapat menimbulkan kerumunan massa. PPKM sendiri mulai diberlakukan sejak 11 sampai 25 Januari dan diperpanjang hingga 8 Februari 2021. Selain menjadi kebijakan Pemerintah Pusat, aturan PPKM juga diatur dengan Keputusan Gubernur DKI Jakarta Nomor 19 dan 51 Tahun 2021.

Beberapa waktu setelah diingatkan, Syarief Hidayatullah lantas menghapus Status WhatsApp-nya. Demikian pula dengan unggahan melalui akun Facebook-nya. Foto-foto dan video kerumunan tadi menghilang dari linimasa yang bersangkutan. Namun, wartawan Threechannel terlebih dahulu telah menyimpannya sebagai antisipasi penghilangan bukti-bukti kerumunan.

Ketua GPMI DKI Jakarta, Syarief Hidayatullah (kiri) bersama Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan (tengah) dan istri (kanan). (Facebook Syarief)

Sebagai informasi, per Selasa (2/2/2021), kasus positif Covid-19 di DKI Jakarta adalah yang terbanyak di Indonesia dengan jumlahnya mencapai 276.694 yang mana 248.515 di antaranya berhasil sembuh dan 4.379 meninggal dunia. Sedangkan kasus aktif Covid-19 di DKI Jakarta yakni sebanyak 23.800.

Data Statistik Worldmeters menempatkan Indonesia pada urutan pertama negara dengan kasus aktif Covid-19 tertinggi di Asia. Hingga Senin (1/2/2021), jumlah kasus aktif Covid-19 di Indonesia mencapai 175.349, menyalip India yang sebelumnya berada pada posisi teratas dengan angka 164.278 kasus aktif Covid-19.

Secara keseluruhan, Indonesia menduduki peringkat 4 infeksi terbanyak di Asia dan peringkat 19 di dunia dengan jumlah kasus 1.089.308. Bahkan meski telah menerapkan berbagai kebijakan hingga menggelontorkan lebih dari 1.000 Triliun, penanganan Covid-19 di Indonesia berada pada peringkat 85 dari 98 negara berdasarkan rilis Lowy Institute baru-baru ini.

Berikut foto-foto dan video kerumunan yang dibuat Ketua GPMI DKI Jakarta, Syarief Hidayatullah yang merupakan Politikus Partai Perindo sekaligus Sekretaris Timses Anies-Sandi saat Pilgub 2017:

Kerumunan GPMI DKI Jakarta di tengah perpanjangan PPKM DKI Jakarta. (Facebook Syarief)
Kerumunan GPMI DKI Jakarta di tengah perpanjangan PPKM DKI Jakarta. (Facebook Syarief)
Kerumunan GPMI DKI Jakarta di tengah perpanjangan PPKM DKI Jakarta. (Facebook Syarief)

(ham)