Terbongkar! Mendag M Lutfi Kerja “Part Time” di Perusahaan Jepang

193
Menteri Perdagangan, Muhammad Lutfi. (Via Tribunnews)

THREECHANNEL.CO – Pelantikan Muhammad Lutfi sebagai Menteri Perdagangan pada Rabu (23/12/2020), tak serta-merta membuat dirinya secara sukarela melepaskan jabatan lain sebagaimana yang diamanatkan Pasal 23 Undang Undang Nomor 39 Tahun 2008 tentang Kementerian Negara. Meski Muhammad Lutfi telah mundur dari sejumlah perusahaan ternama, Threechannel menemukan bahwa yang bersangkutan masih tercatat sebagai Komisaris PT Dutagriya Sarana (DGS).

Pasca diangkat menjadi Duta Besar Indonesia untuk Amerika Serikat pada Senin (14/9/2020), Muhammad Lutfi kemudian mundur dari jabatan Komisaris Utama PT Medco Energi Internasional Tbk pada Jumat (9/10/2020). Lalu setelah dilantik sebagai Menteri Perdagangan pada Rabu (23/12/3020), salah satu sahabat kebanggan Erick Thohir itu melepas jabatan Komisaris Independen PT Darma Henwa Tbk. Pengunduran diri Muhammad Lutfi disampaikan manajemen perusahaan Bakrie Group tersebut melalui laman Keterbukaan Informasi Bursa Efek Indonesia pada Selasa (5/1/2021).

Namun, penelusuran yang dilakukan Threechannel pada Senin (11/1/2021), menemukan bahwa Muhammad Lutfi masih tercatat sebagai Komisaris PT Dutagriya Sarana (DGS), sebuah perusahaan yang bergerak di bidang ketenagakerjaan. Di perusahaan yang bernaung di bawah bendera Pasona Group Japan tersebut, Duta Besar Indonesia untuk Jepang tahun 2010-2013 itu bertahta bersama beberapa nama beken lainnya. Mulai dari politikus Partai Gerindra Irwan Ardi Hasman yang menjabat Presiden Direktur, hingga bekas Menkumham Hamid Awaluddin sebagai Komisaris.

Nama Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi tercantum sebagai Komisaris PT Dutagriya Sarana (DGS). (Screenshot website PT DGS)

Muhammad Lutfi dan Hamid Awaluddin merupakan dua tokoh yang pernah menjabat sebagai Menteri pada era Presiden SBY. Bedanya, Muhammad Lutfi menjadi Menteri Perdagangan pada akhir pemerintahan periode ke-dua SBY yakni 14 Februari 2014 sampai 20 Oktober 2014. Sedangkan Hamid Awaluddin menjadi Menkumham pada awal pemerintahan periode pertama SBY antara 20 Oktober 2004 hingga 9 Mei 2007.

Kini, Hamid Awaluddin tercatat sebagai Presiden Komisaris di PT Surya Esa Perkasa (Annual Report 2019), Komisaris Utama PT Pelita Samudera Shipping Tbk (Annual Report 2019), Direktur Utama PT Adimitra Baratama Nusantara (anak perusahaan Toba Bara Sejahtra Tbk), Presiden Direktur PT Kertangera Energi Perkasa dan Komisaris Independen PT Bima. Sementara Irwan Ardi Hasman merupakan Wakil Ketua Umum Bidang Koordinator Wilayah Tengah KADIN Indonesia yang sekarang menjadi Anggota DPR RI menggantikan Ahmad Riza Patria karena ditunjuk sebagai Wakil Gubernur DKI Jakarta.

Baca berita terkait sebelumnya di:

1. Susul Menag Gus Yaqut, Mendag M Lutfi Akhirnya Mundur dari Komisaris Perusahaan

2. Pak Jokowi Kebobolan, Mendag M Lutfi Nyambi Komisaris Bakrie Group

3. Astaga!!! 2 Menteri Baru Jokowi Ternyata Masih Mendua

(ham)