Susul Menag Gus Yaqut, Mendag M Lutfi Akhirnya Mundur dari Komisaris Perusahaan

103
Menteri Perdagangan, Muhammad Lutfi. (Kompas/ Roderick Adrian Mozes)

THREECHANNEL.CO – Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi akhirnya mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Komisaris Independen Darma Henwa Tbk. Pengumuman pengunduran diri Muhammad Lutfi disampaikan manajemen perusahaan Bakrie Group itu melalui laman Keterbukaan Informasi Bursa Efek Indonesia, Selasa (5/1/2021).

“Bahwa pada tanggal 23 Desember 2020, Perseroan telah menerima surat pengunduran diri dari Bapak Muhammad Lutfi sebagai Komisaris Independen Perseroan karena beliau telah diangkat sebagai Menteri Perdagangan Republik Indonesia dalam Kabinet Indonesia Maju,” ujar Mukson Arif Rosyidi selaku Corporate Secretary Darma Henwa Tbk.

Darma Henwa Tbk adalah salah satu perusahaan terbuka Bakrie Group yang bergerak di bidang jasa kontraktor pertambangan, jasa penambangan umum serta pemeliharaan dan perawatan peralatan. Annual Report 2019 merinci komposisi pemegang saham Darma Henwa Tbk antara lain Goldwave Capital Limited (17,46%), Zurich Assets International Ltd (11,50%) dan publik (71,54%).

Sebelumnya, Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas alias Gus Yaqut juga telah terlebih dahulu mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Presiden Komisaris PT Indonesia Prima Property Tbk. Pengunduran diri Gus Yaqut dimuat dalam laman Keterbukaan Informasi Bursa Efek Indonesia pada Senin (28/12/2020)

“Sehubungan dengan penunjukan Bapak Yaqut Cholil Qoumas sebagai Menteri Agama Republik Indonesia, Perseroan telah menerima surat permohonan pengunduran diri Bapak Yaqut Cholil Qoumas dari jabatannya selaku Presiden Komisaris Perseroan efektif terhitung sejak tanggal 22 Desember 2020,” tulis Corporate Secretary PT Indonesia Prima Property Tbk, Neneng Nurjanah.

PT Indonesia Prima Property Tbk merupakan sebuah perusahaan terbuka yang ruang lingkup kegiatan usahanya meliputi pengelolaan properti komersil di antaranya ruang perkantoran, apartemen, perhotelan, pusat perbelanjaan dan perumahan. Sebagian besar saham perusahaan ini dimiliki oleh First Pasific Capital Group Ltd sebanyak 67,98%. Beberapa unit bisnisnya yakni Apartemen Puri Casablanca, Grand Tropic Suites Hotel, Novotel Surabaya, Mal Blok M dan Plaza Parahyangan. (ham)

Baca selengkapnya di:

1. Pak Jokowi Kebobolan, Mendag M Lutfi Nyambi Komisaris Bakrie Group

2. Astaga!!! 2 Menteri Baru Jokowi Ternyata Masih Mendua