Menteri BUMN, Erick Thohir. (Tribunnews)

THREECHANNEL.CO – Sebanyak 22 Pelayan Istana dipercaya untuk menduduki jabatan Komisaris di sejumlah perusahaan pelat merah. Mulai dari Staf Khusus Presiden, Kantor Staf Presiden (KSP), Kementerian Sekretariat Negara (Kemensetneg) hingga Sekretariat Kabinet (Setkab).

Berdasarkan penelusuran Threechannel pada Senin (18/1/2021), setidaknya ada 3 Staf Khusus Presiden yang menjabat sebagai Komisaris BUMN. Mereka antara lain Staf Khusus Bidang Komunikasi (Jubir Presiden) Fadjroel Rachman di Waskita Karya, Staf Khusus Bidang Politik & Pers Sukardi Rinakit di Pupuk Kaltim dan Staf Khusus Bidang Ekonomi Arif Budimanta di Bank Mandiri.

Lalu, ada juga 3 nama yang berasal dari Kantor Staf Presiden (KSP) di bawah Kepemimpinan Moeldoko. Menariknya, nama-nama yang ditugaskan sebagai Komisaris BUMN semuanya adalah Kedeputian IV Bidang Informasi dan Komunikasi Politik. Deputi IV KSP Juri Ardiantoro merupakan Komisaris Pertamina Patra Niaga, Tenaga Ahli Utama Kedeputian IV KSP Ali Mochtar Ngabalin dan Donny Gahral Adian masing-masing ditempatkan di Pelindo III dan PT Dok Perkapalan Kodja Bahari (DKB).

Kemudian, terdapat 5 nama pejabat Eselon I dari Sekretariat Kabinet (Setkab) di bawah kepemimpinan Pramono Anung. Wakil Sekretaris Kabinet Ratih Nurdiati ditugaskan sebagai Komisaris BNI, Deputi Bidang Polhukam Fadlansyah Lubis sebagai Komisaris Pegadaian, Deputi Bidang Perekonomian Satya Bhakti Parikesit sebagai Komisaris Wijaya Karya (WIKA), Deputi Bidang PMK Yuli Harsono sebagai Komisaris DAMRI dan Deputi Bidang Marvest Agustina Murbaningsih sebagai Komisaris Askrindo.

Adapun 11 nama berikutnya disumbangkan oleh Kementerian Sekretariat Negara (Kemensetneg) di bawah kepemimpinan Pratikno. Sekretaris Kemensesneg Setya Utama adalah Komisaris Jasa Raharja, Kepala Sekretariat Presiden Heru Budi Hartono ditugaskan sebagai Komisaris BTN dan Kepala Sekretariat Wakil Presiden Mohamad Oemar sebagai Komisaris Utama Indonesia Power.

Kemudian, Deputi Bidang Administrasi Sekretariat Wakil Presiden Guntur Iman Nefianto sebagai Komisaris PT Pos Indonesia, Asisten Deputi Perlindungan Sosial & Penanggulangan Bencana Sekretariat Wakil Presiden Abdul Muis Sebagai Komisaris Angkasa Pura II serta Deputi Bidang Hukum & Perundang-undangan Lydia Silvanna Djaman sebagai Komisaris Semen Indonesia.

Selain itu, Deputi Bidang Hubungan Kelembagaan & Kemasyarakatan Dadan Wildan menjabat sebagai Komisaris TWC, Staf Ahli Mensesneg Bidang Hukum, HAM & Pemerintahan M Rokib sebagai Komisaris PT PMS, Staf Khusus Mensesneg Bidang Komunikasi Politik & Kelembagaan Nicolaus Teguh Budi Harjanto sebagai Komisaris BRI serta Staf Khusus Mensesneg Bidang Hukum Alexander Lay sebagai Komisaris Pertamina. (ham)