Ngabalin Masuk “Jebakan Batman” BBS & MYH, Maju Kena Mundur Kena!

1262
Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden (KSP) yang juga Pembina KKP, Ali Mochtar Ngabalin (kanan) bersama seorang pemulung. (Instagram @ngabalin)

THREECHANNEL.CO – Laporan yang dibuat Ali Mochtar Ngabalin ke Polda Metro Jaya tak membuat nyali Bambang Beathor Suryadi ciut begitu saja. Ia kembali melontarkan pernyataan bahwa terjerat atau bebasnya Ali Mochtar Ngabalin oleh KPK, tetap akan menguak sebuah kebenaran.

Jika bebas, maka dugaan Muhammad Yunus Hanis bahwa Ali Mochtar Ngabalin membawa misi Istana untuk menjebak Menteri KKP Edhy Prabowo, menjadi benar adanya.

“Bila KPK tidak profesional, sehingga Ngabalin bebas dari penjara, maka dugaan MYH menjadi benar, bahwa Ngabalin ke Amerika membawa misi Istana untuk menjebak dan menjebloskan Menteri KKP Edhy Prabowo tertangkap OTT dan di penjara KPK,” ujar Bambang Beathor Suryadi melalui keterangan tertulisnya, Sabtu (5/12/2020) malam.

Namun jika terjerat KPK, berarti dugaan Bambang Beathor Suryadi bahwa Ali Mochtar Ngabalin ikut menikmati uang suap ekspor benih lobster otomatis terbukti. Karenanya, patut dinanti hasil pemeriksaan KPK terhadap APM, Staf Khusus Menteri KKP Edhy Prabowo yang sangat akrab dengan Ngabalin dalam kunjungan kerja ke berbagai daerah.

“Kemana arah pemeriksaan KPK, apakah Ngabalin akan di penjara karena menikmati aliran dana korupsi Benur itu, atau bebas. Nah! hasil pemeriksaan ini sangat menentukan, jika turba (turun ke bawah) itu menggunakan dana dari sogok pengusaha yang di kumpulkan APM (atau tidak). Ngabalin tidak di Gaji KKP/ Negara, begitu juga fasilitas SPJ-nya, apa lagi ke Amerika, tiket, hotel, makan dan uang sakunya,” tutur Bambang Beathor Suryadi.

Sebagai informasi, Ali Mochtar Ngabalin melalui kuasa hukumnya, Razman Arif Nasution secara resmi telah melaporkan Bambang Beathor Suryadi dan Muhammad Yunus Hanis ke Polda Metro Jaya atas dugaan pencemaran nama baik, Kamis (3/12/2020) sore.

Laporan ini diterima kepolisian dengan nomor LP/7209/XII/YAN.2.5/2020/SPKT PMJ tanggal 3 Desember 2020. Pasal yang disangkakan yakni tindak pidana pencemaran nama baik dan fitnah melalui media elektronik sesuai Pasal 27 Ayat 3 Jo Pasal 45 ayat 3 Undang Undang Nomor 19 tahun 2016 tentang ITE dan atau Pasal 310 KUHP dan Pasal 311 KUHP. (ham)

Baca Selengkapnya:

Tanggapan Beathor Usai Dilaporkan Ngabalin ke Polda Metro Jaya

Inilah Sosok Berinisial BBS & MYH yang Akan Dilaporkan Ngabalin ke Polisi

Bengis! Ngabalin Laporkan 2 Orang & 2 Media Online ke Polda Metro Jaya