Anak Buah Erick Thohir Serukan Rakyat Tolak Vaksin Sinovac, Ini Sebabnya!

623
Komisaris Utama BUMN PT Dahana, Mustar Bonaventura (kaos merah). (Facebook)

THREECHANNEL.CO – Komisaris BUMN PT Dahana, Mustar Bonaventura menyerukan agar rakyat beramai-ramai menolak Vaksin Sinovac yang didatangkan dari China sebanyak 1,2 Juta Dosis dan telah tiba di Indonesia pada Minggu (6/12/2020) malam lalu. Pasalnya, Sinovac merupakan vaksin paling lemah di dunia berdasarkan riset perbandingan yang dilakukan WHO bersama Reuters.

“Sinovac vaksin paling lemah sedunia. Ayo tolak! Yang terhormat Pak Presiden, meskipun yang pesan Vaksin Sinovac adalah Menteri Bapak yaitu Erick Thohir tapi kami mohon jangan berikan rakyat Vaksin Sinovac karena itu vaksin yang paling lemah di dunia. Berikan yang terbaik untuk rakyat karena kesehatan rakyat yang terutama. Sebarkan sebanyak-banyaknya agar sampai pada Presiden dan Presiden meninjau ulang penggunaan Vaksin Sinovac,” ujar Mustar Bonaventura dalam unggahan akun media sosialnya sembari menyertakan sebuah link berita, Minggu (20/12/2020).

Kantor Berita Al Jazeera melaporkan bahwa dari 10 vaksin yang dijadikan sampel riset perbandingan oleh WHO dan Reuters, Vaksin Sinovac buatan China memiliki pengaruh paling lemah terhadap imunitas tubuh sehingga tidak efektif untuk menangkal Virus Corona. Sedangkan vaksin yang memiliki respon tinggi dan di atas 90% adalah Pfizer-Biontech (95%), Moderna-Niaid (94,5%), Cansino Biologics (Tinggi) dan Novavax (Tinggi).

Hasil perbandingan Vaksin terhadap imunitas tubuh yang dirilis oleh WHO dan Reuters. (Wartakota)

Setidaknya terdapat 20 negara yang telah memesan Vaksin untuk menangkal Virus Corona. Mereka antara lain Indonesia, Israel, Nepal, Mesir, Uzbekistan, Australia, Spanyol, India, Argentina, Meksiko, Brasil, China, Kanada, Prancis, Belanda, Denmark, Italia, Inggris, Jepang dan Amerika Serikat.

Ironisnya, hanya Indonesia yang memesan Vaksin Sinovac. Sementara China sendiri justru memesan Vaksin AstraZeneca buatan Inggris sebanyak 200 Juta Dosis.

Daftar 20 negara yang memesan Vaksin Covid-19 dan jenis vaksin yang dipesan. (Wartakota)

Sebagai informasi, Sebanyak 1,2 juta dosis vaksin virus corona buatan perusahaan farmasi China, Sinovac tiba di Indonesia pada Minggu (6/12/2020) malam. Selanjutnya, akan ada 1,8 juta dosis vaksin virus corona lain yang akan tiba pada Januari 2021 mendatang.

Selain itu, juga akan tiba 45 juta dosis bahan baku curah untuk pembuatan vaksin Covid-19. Sebanyak 45 juta dosis itu akan tiba dalam dua gelombang. Gelombang pertama sebanyak 15 juta dosis dan gelombang kedua 30 juta dosis. (ham)