Staf Khusus Menteri BUMN Erick Thohir, Arya Mahendra Sinulingga yang juga menjabat sebagai Komisaris Inalum. (ist)

THREECHANNEL.CO – Setelah diangkat sebagai Staf Khusus Menteri BUMN Bidang Komunikasi Publik, Arya Mahendra Sinulingga melaporkan harta kekayaannya ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada tanggal 23 Januari 2020. Sebagaimana dikutip dari Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN), Arya Mahendra Sinulingga tercatat memiliki aset sebesar Rp 16.573.625.018.

Arya Mahendra Sinulingga yang juga merangkap Komisaris BUMN Inalum, memiliki tanah dan bangunan senilai Rp 15.900.000.000, alat transportasi dan mesin Rp 465.000.000, harta bergerak lainnya Rp 91.000.000, serta kas dan setara kas Rp 117.625.018. Mantan Juru Bicara Tim Kampanye Nasional Jokowi-Ma’ruf ini sama sekali tidak mempunyai Hutang.

Adapun rinciannya adalah sebagai berikut:

1. Tanah 230m2 dan bangunan 213m2 di Kota Tangerang Selatan senilai Rp 6.500.000.000 (hasil sendiri)

2. Tanah 120m2 dan bangunan 90m2 di Tangerang senilai Rp 1.800.000.000 (hasil sendiri)

3. Tanah 376m2 dan bangunan 238m2 di Kota Tangerang Selatan senilai Rp 7.600.000.000 (hasil sendiri)

4. Mobil Jaguar FX2-0AT Tahun 2013 senilai Rp 465.000.000 (hasil sendiri)

5. Harta bergerak lainnya Rp 91.000.000

6. Kas dan setara kas Rp 117.625.018

Dengan jumlah sedemikian besar, harta kekayaan Arya Mahendra Sinulingga setidaknya melebihi 8 (delapan) Pejabat Kabinet Indonesia Maju Jokowi-Ma’ruf periode 2019-2024.

1. Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah: Rp 15,245 Miliar

2. Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian: Rp 10,29 Miliar (17-3-2016)

3. Jaksa Agung ST Burhanuddin: Rp 8,777 Miliar

4. Menteri Sekretaris Negara Pratikno: Rp 6,73 miliar (31-12-2018)

5. Menteri Desa dan PDTT Abdul Halim Iskandar: Rp 6,286 Miliar

6. Menteri PAN-RB Tjahjo Kumolo: Rp 5,800 Miliar

7. Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya Bakar: Rp 4,306 Miliar

8. Menteri Koperasi dan UKM, Teten Masduki: Rp 3,517 Miliar

(ham)