Barita Simanjuntak, Ketua Komisi Kejaksaan (Komjak) yang ditunjuk Menteri BUMN Erick Thohir sebagai Komisaris BUMN PT Danareksa (Persero). (ist)

THREECHANNEL.CO – Penunjukan Barita Simanjuntak sebagai Komisaris PT Danareksa (Persero) oleh Menteri BUMN Erick Thohir terindikasi melanggar Peraturan Presiden Nomor 18 Tahun 2011 tentang Komisi Kejaksaan Republik Indonesia. Sebab, Barita Simanjuntak merupakan Ketua Komisi Kejaksaan Periode IV 2019-2023, yang dengan persyaratan tertentu dilarang merangkap sejumlah jabatan, termasuk Komisaris BUMN.

“Anggota Komisi Kejaksaan yang berasal dari unsur masyarakat dilarang merangkap menjadi pejabat negara menurut peraturan perundang-undangan; hakim atau jaksa; advokat; Notaris/atau Pejabat Pembuat Akta Tanah; Pengusaha, Pengurus atau Karyawan Badan Usaha Milik Negara atau Badan Usaha Swasta; atau Pengurus Partai Politik.” Demikian bunyi Pasal 35 Peraturan Presiden Nomor 18 Tahun 2011 tentang Komisi Kejaksaan Republik IIndonesia.

Selanjutnya dalam Pasal 37 Ayat (1) huruf (e) ditegaskan bahwa Ketua, Wakil Ketua dan Anggota Komisi Kejaksaan diberhentikan tidak dengan hormat dari jabatannya oleh Presiden apabila melanggar larangan rangkap jabatan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 35.

Sedangkan Pasal 26 dibunyikan bahwa Anggota Komisi Kejaksaan diangkat dan diberhentikan oleh Presiden. Ia dapat diberhentikan dengan hormat oleh Presiden apabila meninggal dunia, permintaan sendiri (mengundurkan diri), sakit jasmani atau rohani terus-menerus, dan berakhir masa jabatannya (Pasal 36).

Komisi Kejaksaan dibentuk berlandaskan pada Pasal 38 Undang Undang Nomor 16 Tahun 2004 tentang Kejaksaan. “Untuk meningkatkan kualitas kinerja Kejaksaan, Presiden dapat membentuk sebuah Komisi yang susunan dan kewenangannya diatur oleh Presiden”.

Sebagai informasi, Menteri BUMN Erick Thohir menetapkan jajaran Direksi dan Komisaris baru untuk memimpin PT Danareksa (Persero). Hal ini tertuang dalam Surat Keputusan Menteri BUMN Nomor: SK – 323/MBU/10/2020 tentang Pemberhentian, Perubahan Nomenklatur Jabatan, dan Pengangkatan Anggota-Anggota Direksi PT Danareksa (Persero) dan SK – 324/MBU/10/2020 tentang Pemberhentian, Perubahan Nomenklatur Jabatan, dan Pengangkatan Anggota-Anggota Dewan Komisaris PT Danareksa (Persero).

Berikut susunan Direksi dan Komisaris baru PT Danareksa (Persero):

Direksi:

1. Arisudono Soerono: Direktur Utama
2. Muhammad Teguh Wirahadikusumah: Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko
3. Andry Setiawan: Direktur Investasi
4. M. Irwan: Direktur SDM dan Hukum

Komisaris:

1. Robert Pakpahan: Komisaris Utama merangkap Komisaris Independen
2. Barita Simanjuntak: Komisaris
3. Sonny Loho: Komisaris
4. Mirza Adityaswara: Komisaris Independen

(ham)

Catatan penting: artikel ini telah mengalami perubahan judul dengan tambahan kata “Berpotensi”. Selain itu, pada paragraf pertama sebelumnya ditulis Barita Simanjuntak berasal dari unsur masyarakat (jabatan periode 2015-2019). Setelah diverifikasi ulang, ditemukan bahwa yang bersangkutan merupakan perwakilan Pemerintah (jabatan periode 2019-2023).