Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan dan Wakil Gubernur DKI Jakarta, Riza Patria

THREECHANNEL.CO – Gubernur Provinsi DKI Jakarta, Anies Baswedan kembali memberlakukan pembatasan sosial skala besar (PSBB) Transisi jilid II, setelah kurang lebih satu bulan lamanya menarik ‘rem darurat’ dan memberlakukan PSBB pengetatan.

Pelaksanaan PSBB transisi berdasarkan pada beberapa indikator, yaitu laporan kasus harian, kasus kematian harian, tren kasus aktif, dan tingkat keterisian RS rujukan Covid-19.

Pemberlakuan PSBB transisi ini mulai diberlakukan sejak tanggal 12-25 Oktober mendatang.

“Yang terjadi selama satu bulan ini adalah kebijakan emergency brake (rem darurat) karena sempat terjadi peningkatan kasus secara tidak terkendali yang tidak diharapkan.

Setelah stabil, kita mulai mengurangi rem tersebut secara perlahan, secara bertahap,” terang Anies dalam keterangan tertulis, Minggu (11/10/2020).

Pemprov DKI Jakarta pun menetapkan sejumlah aturan dan ketetapan yang harus ditaati selama masa transisi. Jika ada pihak yang melanggar aturan atau ketetapan yang berlaku maka akan dikenai sanksi atau denda. (TC1)