Kapitra Ampera. (MI/ Rommy Pujianto)

THREECHANNEL.CO – Teka-teki di balik mundurnya Kapitra Ampera dari jabatan Komisaris Independen Bank Syariah Mandiri (BSM) pada April lalu akhirnya terkuak. Sempat berdalih dengan alasan ingin menjauh dari kekuasaan, rupanya Kapitra Ampera mendapatkan tawaran untuk menempati jabatan yang sama di perusahaan BUMN lainnya.

Kapitra Ampera dipercaya menjadi Komisaris Independen BSM melalui Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Sirkuler tanggal 14 Oktober 2019. Hanya 6 (enam) bulan menempati posisi tersebut, bekas pengacara Habib Rizieq itu kemudian mengumumkan pengunduran dirinya pada April 2020.

“Saya menjauh dari kekuasaan dan berhenti dari komisaris BSM karena tidak ada yang bisa dibuat bagi umat dan ternyata situasinya tidak seperti yang ada di dalam pikiran saya. Terlalu sulit kita untuk mencapai keidealan berbangsa dan bernegara, terlalu banyak interests (kepentingan) dari bermacam manusia,” ujar Kapitra Ampera kepada wartawan, Senin (20/4/2020).

Luput dari sorotan media, ternyata Kapitra Ampera mengundurkan diri dari BSM lantaran dipercaya oleh Menteri BUMN, Erick Thohir untuk menjadi Komisaris Independen di Perusahaan Perdagangan Indonesia (PPI). Hal ini tertuang dalam Salinan Keputusan Menteri BUMN selaku RUPS PT PPI dengan nomor: SK-102/MBU/04/2020 tanggal 2 April 2020 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Anggota-Anggota Dewan Komisaris Perusahaan Perseroan (Persero) PT Perusahaan Perdagangan Indonesia.

Hijrahnya Kapitra Ampera dari BSM ke PPI berarti pindah dari perusahaan besar dan bonafit ke entitas kecil yang sedang merugi. Berdasarkan laporan keuangan per 31 Desember 2019, Total Aset BSM mencapai Rp 112,29 Triliun dengan laba bersih Rp 1,27 Triliun. Sedangkan PPI hanya membukukan Total Aset Rp 3,15 Triliun dan Rugi Bersih Tahun Berjalan Rp 99,08 Miliar.

“PPI itu jika dibandingkan dengan BSM nggak ada apa-apanya. Saya tidak masuk lewat siapa-siapa karena di situ diperlukan ahli hukum. PPI itu perusahaan yang belum profit, dia merangkak dan dagangannya B2 bahan peledak. Lihat utangnya! Waktu saya masuk merugi. Ini yang kita benahi,” tutur Kapitra Ampera saat dikonfirmasi Threechannel, Selasa (22/9/2020) malam.

Semakin menjauh, Kapitra Ampera malah semakin dekat dengan kekuasaan karena dirinya diberi amanah untuk membenahi BUMN yang sedang merugi. Kepercayaan yang diberikan Erick Thohir kepadanya pun tidak sia-sia, terbukti di tengah Pandemi Covid-19, PPI berhasil mencatatkan Laba Bersih Semester I sebesar Rp 29 Miliar. (ham)