Calon Bupati Pacitan, Indrata Nur Bayuaji. (Ist)

THREECHANNEL.CO – Komisi Pemilihan Umum (KPU) telah menggelar tahapan pendaftaran Calon Kepala Daerah pada Jumat (4/9/2020) hingga Minggu (6/9/2020). Adapun Pilkada 2020 akan berlangsung secara serentak di 270 wilayah di Indonesia yang meliputi 9 provinsi, 224 kabupaten dan 37 kota.

Dari sekian banyak pasangan calon yang mendaftar, terdapat sejumlah nama yang menarik perhatian lantaran berstatus sebagai public figure atau berasal dari keluarga dan kerabat pejabat. Akibat status yang disandang itu, tidak sedikit yang berpandangan negatif karena disebut-sebut nepotisme, politik dinasti dan oligarki. Namun sesungguhnya, tak ada satu pun aturan hukum yang mengatur seorang kerabat pejabat publik tidak boleh maju sebagai calon kepala daerah.

Sebut saja Siti Nur Azizah, Calon Walikota Tangerang Selatan yang merupakan putri Wakil Presiden KH Ma’ruf Amin. Ada pula Gibran Rakabuming Raka sebagai Calon Walikota Solo dan Bobby Nasution sebagai Calon Walikota Medan dengan predikat putra dan menantu Presiden Joko Widodo (Jokowi). Bila Siti Nur Azizah mencantumkan nama ayahnya, “Ma’ruf” di belakang namanya, tidak demikian dengan Gibran Rakabuming Raka dan Bobby Nasution. Mereka sama sekali tidak menunggangi nama besar ayah dan mertuanya.

Terkait hal ini, yang tidak kalah menarik terjadi di Jawa Timur, tepatnya di kampung halaman Presiden RI ke-6, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Adalah Indrata Nur Bayuaji, Calon Bupati Pacitan yang berstatus sebagai Keponakan SBY. Pria ini merupakan bungsu dari enam bersaudara, buah cinta pasangan Soedjono-Sumiyen, Sepupu SBY. Ia menjadi sorotan di media sosial karena dinilai menunggangi nama besar SBY dengan cara mencantumkan “Keponakan SBY” di selebaran dan spanduk pencalonannya.

Berdasarkan penelusuran pada Senin (7/9/2020), ditemukan beberapa selebaran digital di Facebook sesuai dengan apa yang diperbincangkan publik. Warganet menilai Indrata Nur Bayuaji sengaja mendompleng nama besar SBY karena tidak percaya diri dengan popularitas/ elektabilitas dirinya sendiri dan pasangannya. Sebagai informasi, di Pilkada Pacitan 2020, Indrata Nur Bayuaji berpasangan dengan Gagarin. Pasangan tersebut akan menantang calon yang diusung PDIP-PKB, Mbogo-Isyah.

Berikut selebaran digital dan spanduk pencalonan Indrata Nur Bayuaji sebagai Calon Bupati Pacitan yang dinilai mendompleng nama besar SBY:

Spanduk Calon Bupati Pacitan, Indrata Nur Bayuaji. (WAG)
Selebaran digital Calon Bupati Pacitan, Indrata Nur Bayuaji yang dinilai mendompleng nama besar SBY. (Facebook)

(eko)