Pengibaran Sang Saka Merah Putih. (Ist)

THREECHANNEL.CO – MERAH PUTIH bukanlah sekadar warna. Ia adalah simbol revolusi yang di dalamnya kaya akan makna filosofis Nusantara. Merah menyala dengan bahan bakar tetesan darah pejuang dan pahlawan dari ribuan suku bangsa. Keluhuran putihnya terbentuk dari keringat para syuhada lintas agama.

Pada setiap kibar gagahnya di angkasa, berkobar identitas, kebanggaan dan wibawa negara. Bukan atas nama satu agama atau suku bangsa, melainkan dalam satu Indonesia Raya. Dari Sabang sampai Merauke, dari Miangas sampai Pulau Rote. Dari pusat kota sampai pelosok negeri hingga menggema ke berbagai penjuru dunia.

Karenanya, tak satupun berhak mengklaim lebih merah darinya, pun lebih putih dari Sang Saka. Apapun dasarnya, entah itu agama atau ideologi selain Pancasila, pelecehan terhadap Merah Putih akan berhadapan dengan 267 juta rakyat Indonesia. Tentunya dilaknat arwah pendiri bangsa dan para pahlawan pula.

75 tahun Indonesia Merdeka. Apa yang sudah kita berikan untuk bangsa negara??? Tanpa disadari, fanatisme kita terhadap sesuatu seringkali lebih besar dari kecintaan kita kepada Indonesia. Bila untuk mengibarkan Bendera Merah Putih saja masih sering lupa, padahal tanpa perlu angkat senjata atau mengorbankan nyawa, pantaskah bangkai busuk kita dipendam dalam tanah yang mulia ini???

Dirgahayu Republik Indonesia Ke-75
Sekali Merdeka Tetap Merdeka

R Haidar Alwi
Direktur Eksekutif Haidar Alwi Institute (HAI)