THREECHANNEL.CO – Rumor yang beredar mengenai Ketua DPC PDIP Pesawaran, Lampung M. Nasir yang tak mendapat rekomendasi PDIP justru tetap mencalonkan diri melalui Partai Nasdem dan PAN dengan dipasangkan bersama Naldi, tentu menjadi perbincangan publik.

Meski tak mendapat rekomendasi dari PDI-P, Nasir menyatakan menghormati keputusan DPP PDIP. Akan tetapi tekad Nasir sudah bulat dan menyatakan tetap mencalonkan diri lewat partai lain karena rakyat menginginkan putra daerah. Walaupun sanksi dipecat dari partai akan berlaku padanya.

Terkait perihal itu, DPD PDIP Lampung memperingati kadernya. Agar tidak mbalelo, setelah dikeluarkan keputusan dan penetapan pasangan bakal calon kepala daerah pada Pilkada Serentak 2020.

“Semua kader DPC PDIP wajib mendukung dan memenangkan calon yang telah mendapatkan rekomendasi dari DPP PDIP,” kata Wakil Ketua I Bidang Kehormatan DPD PDIP Lampung, Kol. TNI (Purn) S. Marzuki kepada wartawan.

Marzuki menyatakan, DPP bisa saja mengambil tindakan tegas terhadap kader yang membangkang atas keputusan partai.

Terkait perihal itu, DPD PDIP Lampung memperingati kadernya. Agar tidak mbalelo, setelah dikeluarkan keputusan dan penetapan pasangan bakal calon kepala daerah pada Pilkada Serentak 2020.

“Semua kader DPC PDIP wajib mendukung dan memenangkan calon yang telah mendapatkan rekomendasi dari DPP PDIP,” kata Wakil Ketua I Bidang Kehormatan DPD PDIP Lampung, Kol. TNI (Purn) S. Marzuki kepada wartawan.

Marzuki menyatakan, DPP bisa saja mengambil tindakan tegas terhadap kader yang membangkang atas keputusan partai.

“Meski prosesnya membutuhkan waktu. Jika pelanggaran masih masuk kategori ringan, maka sanksi yang diberikan berupa peringatan. Kalau berat ya sanksinya pemecatan,” tandasnya.

Sekedar diketahui, Marzuki merupakan bakal calon wakil bupati Pesawaran disandingkan dengan Dendi Ramadhona. Keputusan itu diteriam setelah mendapat surat rekomendasi DPP PDIP untuk Pilkada Pesawaran 2020.(nar)