Politikus PDIP Adian Napitupulu saat bertemu dengan Cecep Suryana (lingkaran merah) di Jambi pada Maret 2020. Cecep Suryana merupakan satu di antara 4 inisiator Aksi #erickout yang mengatasnamakan Aliansi Rakyat Jambi Menggugat. (Dok. Istimewa)

THREECHANNEL.CO – Perseteruan antara politikus PDIP Adian Napitupulu dengan Menteri BUMN Erick Thohir semakin memanas. Setelah saling adu argumen di media tak kunjung mengarah pada titik temu, kini medan tempur keduanya berlanjut pada aksi di lapangan.

Adalah sekelompok orang yang mengatasnamakan Aliansi Rakyat Jambi Menggugat mendatangi 10 kantor BUMN yang ada di Jambi. Mereka membentangkan spanduk yang memuat potret Erick Thohir bertuliskan #erickout.

Aksi ini merupakan ungkapan kekecewaan karena Erick Thohir dinilai tidak bekerja secara maksimal dan cenderung pencitraan demi memuluskan agenda tersembunyinya untuk Pilpres 2024. Alih-alih berkontribusi pada negara di tengah Pandemi Covid-19, BUMN di bawah kepemimpinan Erick Thohir justru memecat 3.225 karyawannya.

“Untuk itu kami meminta pada Jokowi untuk segera memecat Erick Thohir dan menggantikan dengan kader-kader bangsa Indonesia yang lebih baik dan tulus membantu Jokowi dan setia terhadap Nawacita Jokowi. Untuk itu kami menyerukan #Erickout #Erickout #Erickout.” Demikian seruan Cecep Suryana, satu di antara 4 inisiator aksi yang dikutip Threechannel dari video viral, Minggu (9/8/2020) malam.

Selain Cecep Suryana, inisiator lainnya yakni Feri Irawan (Direktur LSM Perkumpulan Hijau dan Koordinator Simpul Jaringan Pantau Gambut Jambi); Musri Nauli (Advokat dan Aktivis WALHI); dan Roida Pane (Ketua Konfederasi Serikat Buruh Sejahtera Indonesia/ KSBSI Provinsi Jambi).

Berdasarkan penelusuran redaksi, Adian Napitupulu diduga kuat berada di belakang aksi tersebut. Pasalnya, Cecep Suryana selaku inisiator aksi merupakan anak buah dari Adian Napitupulu di PENA 98 maupun POSPERA, organisasi yang digagas Adian Napitupulu dan beranggotakan para aktivis 98. Selain itu, Cecep Suryana diketahui juga pernah menjabat sebagai Ketua BAGUNA (Badan Penanggulangan Bencana) DPD PDIP Jambi dan FPTI (Federasi Panjat Tebing Indonesia) Provinsi Jambi.

Jejak digital juga membuktikan keduanya sempat menggelar pertemuan dan berbincang di sebuah tempat pada Maret 2020 di Jambi. Dalam pertemuan tersebut juga hadir Ketua DPRD Jambi, Edi Purwanto dan sejumlah orang lainnya.

Bukti lainnya yang mengarah pada dugaan kuat Adian Napitupulu sebagai otak di balik aksi ini adalah ditemukannya video aksi yang diunggah ke Facebook oleh sejumlah akun. Mulai dari Cecep Soeryo van Goes (Cecep Suryana), jefri_binlukman dan Jefri F Siahaan, Musashi El Rahman, Mustar Bona Ventura, Bayu S Ramadhani, Pospera Indonesia dan Pospera Kabupaten Karawang.

Jefri F Siahaan merupakan Pengurus DPC POSPERA Kabupaten Toba, Sumatera Utara. Mustar Bona Ventura adalah Ketua Umum POSPERA yang saat ini menjabat sebagai Komisaris Utama BUMN PT DAHANA. Musashi El Rahman ialah Ketua Bidang Informasi dan Komunikasi DPP POSPERA. Sedangkan Bayu S Ramadhani yang bekerja di Dinas PUPR Provinsi Jambi kerap mengunggah konten yang berkaitan dengan Adian Napitupulu.

Berikut link video aksi #erickout

Video 1
Video 2
Video 3
Video 4
Video 5
Video 6
Video 7
Video 8

Diketahui, dalam acara “Bincang Santai Bersama Adian Napitupulu” yang disiarkan langsung oleh Channel YouTube Ngobrol Yuk 2020 pada Kamis (23/7/2020), mengatakan bahwa setidaknya terdapat 3.225 karyawan BUMN yang telah di-PHK dari 9 BUMN. Adian Napitupulu memprediksi jumlah karyawan BUMN yang di-PHK hingga akhir 2020 bisa mencapai 120.000 orang.

Sebagai informasi, konflik terjadi lantaran Erick Thohir tidak mengakomodir usulan Adian Napitupulu terkait nama-nama aktivis 98 yang diminta oleh Presiden Jokowi untuk menempati posisi Duta Besar dan Komisaris BUMN. Buntutnya, Adian Napitupulu terus melancarkan serangan berupa delegitimasi kebijakan Erick Thohir. Walau terus dikritik, Erick Thohir rupanya tak peduli dan tetap bertahan pada kebenarannya sendiri. Akibatnya, perseteruan kian memanas dengan saling adu argumen di media, yang mana Erick Thohir kerap diwakili oleh Arya Sinulingga yang merupakan Staf Khusus Menteri BUMN. (ham)