Ilustrasi Demo Turunkan Jokowi. (ist)

THREECHANNEL.CO – Sekelompok massa yang mengatasnamakan Gerakan Aktivis Turunkan Jokowi dijadwalkan menggelar aksi unjuk rasa dua hari berturut-turut di depan Istana Negara dan Gedung DPR RI pada Senin-Selasa, 15-16 Juni 2020. Undangan menghadiri demonstrasi tersebut menyebar di WhatsApp dan ditujukan kepada aktivis mahasiswa, pemuda dan LSM, Rabu (10/6/2020).

Narasi yang dibangun di dalamnya adalah membongkar kegagalan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam memimpin Indonesia, negeri yang kaya akan sumberdaya alamnya tapi rakyat hidup menderita. Oleh sebab itu, melalui aksi tersebut mereka bermaksud menyampaikan sejumlah tuntutan, satu di antaranya adalah “Turunkan Jokowi & Lawan Tirani.

Berikut 4 tuntutan Gerakan Aktivis Turunkan Jokowi:

1. Mendesak MPR RI dan DPR RI untuk melakukan Sidang Istimewa (SI) dalam rangka (Turunkan Jokowi).

2. Bongkar Dugaan Skandal Mega Korupsi Dana Covid-19 di Indonesia sebesar Rp. 405,1 Triliun.

3. Mendesak Kepala Kepolisian untuk segara melepaskan saudara Ruslan Buton.

4. Mendesak Kepala Kepolisian Untuk Pecat Wakapolri (Gatot Eddy Pramono) karena telah melanggar Maklumat Kapolri terkait Pencegahan Covid19.

Wartawan Threechannel telah berupaya meminta konfirmasi mengenai kebenaran rencana unjuk rasa dan undangan yang beredar. Akan tetapi hingga berita ini ditulis, sama sekali belum ada jawaban dari Arifin Putra selaku Koordinator Aksi yang kontaknya tercantum dalam undangan. (ham)