Ilustrasi Angkutan Umum. (ist)

THREECHANNEL.CO – Pemkot administrasi Jakarta Barat bakal menindak tegas bagi pemudik yang datang maupun kembali ke Jakarta tanpa dilengkapi dengan Surat Ijin Keluar Masuk(SIKM).

Mereka yang terjaring, rencananya akan diberikan sangsi berupa karantina selama 14 hari di sebuah Masjid yang terletak di kawasan Persakih Semanan.

Kepala Suku Dinas Kesehatan Jakarta Barat, Kristy Warthini mengatakan, tindakan berupa isolasi kepada warga yang tak memiliki Surat Ijin Keluar Masuk Jakarta itu dilakukan guna memutus mata rantai penyebaran virus Corona Disease atau Covid -19.

“Mereka yang terjaring oleh petugas gabungan dalam PSBB, nantinya akan di karantina di Masjid Ashim Ashari selama 14 hari,”ucapnya saat dikonfirmasi, Rabu (27/5).

Dijelaskan Kasudis, tindakan karantina bagi pemudik yang datang ke Jakarta itu menindak lanjuti instruksi pimpinan, dimana agar melakukan penerapan sangsi tegas, seperti yang tertuang dalam Pergub no 47 tahun 2020.

“Kita sudah siapkan para petugas Kesehatan. Untuk jumlah petugas kesehatan, ada 1 tim yang ditaruh di Masjid, itu,”katanya.

Terkait soal kebutuhan pokok makanan maupun minum bagi para warga pemudik yang terjaring dan di karantina kata Kristy, sesuai dengan Pergub no 47 tahun 2020, pasal 14 ayat 5, bahwa pembiayaan atas kebutuhan pokok selama karantina berupa makan, minuman dan kebutuhan dasar lainnya ditanggung oleh pendatang. (MAN)