ADB Sumbang Rp 47,8 Milliar Untuk Penanganan Virus Corona Di Indonesia

158
Presiden Joko Widodo (Jokowi). (ist)

THREECHANNEL.CO – Asian  Development Bank (ADB) atau Bank Pembangunan Asia menyetujui pemberian dana hibah senilai USD 3 Juta untuk mendukung Indonesia dalam menekan penyebaran Virus Corona baru (COVID-19). Sumbangan ini merupakan bagian dari paket awal senilai USD 6,5 Milliar untuk mengatasi kebutuhan negara-negara berkembang dalam merespon Pandemi COVID-19 sesuai yang diumumkan ADB pada Rabu (18/3/2020).

Merujuk pada Kurs Dollar pada saat penutupan perdagangan pada Jumat (20/3/2020) yakni Rp 15.960 per USD, maka bantuan USD 3 Juta setara dengan Rp 47,880 Milliar.

“Bantuan ini akan meningkatkan kemampuan Indonesia untuk melakukan tes terhadap virus, menangani kasus, dan mengurangi risiko penularan di antara tenaga medis,” kata Presiden ADB, Masatsugu Asakawa dalam pernyataannya di Jakarta, Sabtu (21/3/2020).

Ia mengatakan bahwa dana hibah ini akan membantu pendanaan berbagai peralatan medis penting, termasuk ventilator dan alat pelindung diri seperti sarung tangan, apron, dan masker bagi tenaga medis. Pemberian hibah yang bertujuan untuk menahan laju penyebaran virus di Indonesia ini akan dibiayai melalui Asia-Pacific Disaster Response Fund.

“Kami akan terus bekerja sama dengan pemerintah dan berbagai mitra untuk memberi solusi fleksibel yang membantu Indonesia meminimalkan dampak kesehatan dan ekonomi dari pandemi ini,” katanya.

Seiring dengan penyebaran virus ini di Indonesia, pemerintah telah menetapkan wabah COVID-19 sebagai darurat bencana nasional dan mengambil langkah-langkah sesuai rekomendasi dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

Sebagai informasi, kasus terkonfirmasi COVID-19 secara nasional per Jumat (20/3/2020) yakni 369 positif, 320 dirawat (87%), 17 sembuh (5%) dan 32 meninggal (8%). Sedangkan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) berjumlah 505 dengan rincian 297 masih dirawat (59%) dan 208 pulang dan sehat (41%). Sementara Orang Dalam Pemantauan yakni 1,209 yang mana 364 di antaranya proses pemantauan (30%) dan 845 lainnya selesai pemantauan (70%).