THREECHANNEL.CO – Indonesia Political Opinion (IPO) berhasil mengungkap daftar menteri Kabinet Indonesia Maju yang memiliki kinerja paling buruk dan layak dicopot. Hal ini dibuktikan melalui survei persepsi publik yang digelar pada 10-31 Januari 2020, menggunakan Wellbeing Purposive Sampling (WPS) terhadap 1.600 responden.

Dengan validitas data 94% sampai 97%, indikator yang digunakan antara lain isu korupsi, orang partai atau tidaknya, kegaduhan yang ditimbulkan dan konsistensi dalam memberikan informasi.

“Ini cukup mengejutkan, sebab meski baru 100 hari, sebanyak 42 persen publik menyatakan pergantian menteri itu perlu. Kemudian, 36 persen sebut tidak diperlukan dan 22 persen tidak menjawab,” ujar Direktur IPO, Dedi Kurnia Syah dalam sebuah diskusi di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (8/2/2020).

Berikut Kementerian yang memiliki kinerja paling buruk:

1. Kementerian Agama (27,5%)

2. Kementerian Hukum & HAM (25%)

3. Kementerian Sosial (23,6%)

4. Kemenpora (23%)

5. Kementerian Kelautan & Perikanan (21%)

6. Kementerian Tenaga Kerja (20%)

7. Kementerian Lingkungan Hidup & Kehutanan (17%)

8. Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia & Kebudayaan (16,5%)

9. Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal & Transmigrasi  (16%)

10. Kementerian Koperasi & UKM (15,9%)

Sedangkan Menteri yang layak dicopot, yakni:

1. Menkumham Yasonna Laoly (36%)

2. Menag Fachrul Razi (32%)

3. Menkominfo Johnny G Plate (29%)

4. Menteri KKP Edhy Prabowo (24%)

5. Mendikbud Nadiem Makarim (22%)