THREECHANNEL.CO – Jelang pelantikan Presiden dan Wakil Presiden pada 20 Oktober 2019. Para mahasiswa sebaiknya urungkan niat untuk lakukan unjuk rasa.

Sebab terungkap, ada dugaan dan disinyalir, sekelompok anarkis, ingin memanfaatkan mahasiswa untuk merusak dan bikin kacau negara.

Setelah terjadi kekacauan, kelompok itu akan menertawakan dibalik penderitaan perjuangan yang tulus. Dari para pahlawan reformasi.

“Memang agenda utamanya, para kelompok anarkis ini, menyamar jadi mahasiswa. Kemudian mereka pura-pura bergabung,” ungkap pria yang enggan disebut namanya.

Lanjut dia berujar, setelah para mahasiswa melakukan unjuk rasa dengan tertib dan santun. Disitulah misi dijalankan dengan menghasut massa.

“Biasanya, kelompok ini menghasut melalui media sosial, maupun dilapangan. Dengan membuat keonaran. Sehingga mencari perhatian dari mahasiswa. Target utamanya menggagalkan pelantikan presiden dan wakil presiden. Setelah itu merusak demokrasi dan NKRI dengan memanfaatkan mahasiswa,” paparnya.

Dia mengungkapkan, kalau sampai terjadi mahasiswa melakukan unjuk rasa nanti. Maka, mahasiswa sebagai benteng rakyat telah dibodohi. Sehingga, menjadi rapuh dan muda terprovokasi.

“Pergerakan ini dirancang sedemikian rupa. Dengan memberikan pemikiran dan pemahaman, bahwa kita berjuang untuk rakyat. Padahal sebenarnya, perjuangan itu hasilnya bukan untuk rakyat, melainkan kepentingan kelompok,” ungkapnya.

“Jika terjadi unras saat pelantikan nanti. Maka mahasiswa berhasil dibodohi oleh kelompok anarkis,” bebernya.

Ia juga mengungkapkan, dirinya melihat beberapa orang yang melakukan atau menandai disekeliling di sekitar kampus Trisakti.(*)

Soal Kelompok Anarkis dihimpun dari berbagai sumber valid